fbpx
Home / Tips Bisnis / Bagaimana mendapatkan pelanggan tanpa repot-repot Jualan

Bagaimana mendapatkan pelanggan tanpa repot-repot Jualan

Coba diingat-ingat…

Pernahkah saat Anda menjual sesuatu, menurut Anda penawarannya sudah menarik, membius, menggiurkan, bahkan mengilerkan (haha, apa ini)

Tapi gak juga dapat pembeli?

Atau pernahkah Anda mengalami CLBK? Chat Lama Beli Kagak?

Atau pernahkah Anda menawarkan produk ke ninja?

Setelah dikasih tau harga, hilang dengan misterius. Hehe. .

Sabar, pertama istigfar, kedua evaluasi. .

Bisa jadi. . Orang yang Anda tawari itu sebenarnya bukan menolak produk Anda. .

Mereka cuek, mungkin alasanya karena mereka gak paham apa sebenarnya produk yang Anda tawarkan.

Mereka gak teredukasi dengan baik tentang produk Anda.

Jika mereka tidak paham produk Anda

Jelas.

– Berapapun harga yang ditawarkan akan terlihat Mahal

– Sebermanfaat apapun produknya, rasanya belum butuh

– Dikasih gratispun, gak juga ada yang nerima

Tapi tenang, solusi dari itu adalah kuasai Ilmu Marketing. .

Marketing itu luaaaaaas banget. .

Ada Marketing Bisnis, Ada Digital Marketing, ada Social Media Marketing, Internet Marketing, dll

Nah, kali ini kita belajar Marketing yang  mudah di aplikasikan

Yang jika dipelajari, bisa langsung diterapkan.

Apa itu Marketing?

Menurut wikipedia

”Pemasaran (bahasa Inggris: marketing) adalah aktivitas, serangkaian institusi, dan proses menciptakan, mengomunikasikan, menyampaikan, dan mempertukarkan tawaran yang bernilai bagi pelanggan, klien, mitra, dan masyarakat umum”

Menurut saya. . .

Marketing itu adalah aktivitas menginformasikan produk bisnis kita ke SEBANYAK-BANYAKNYA orang, agar mereka PAHAM apa yang kita tawarkan, sehingga mereka jadi BUTUH.

Coba perhatikan kalimat kapital diatas.

Marketing itu kata kuncinya 3

Banyak, Paham, Butuh

Jadi, goalnya Marketing itu. .

Menjangkau banyak orang, kalau sedikit bukan marketing

Membuat orang paham, kalau yang dijuali gak ngerti, gimana mereka mau beli.

Dan terakhir adalah menciptkan Demand alias permintaan.

Kalau produk kita dicari-cari, kita gak usah sibuk ngejuali

Dapat pelanggan, tanpa perlu repot jualan

Nah, agar tercapai goalnya, kita harus bedakan Anda Marketing dan Selling (Jualan)

2 hal ini sering dianggap sama, padahal beda

Marketing itu fokus ke  Permintaan

Selling itu fokus ke  Penjualan

Marketing itu membuat orang paham kemudian merasa butuh.

Sedangkan selling, itu fokus membuat orang yang butuh, jadi pembeli.

Selling itu menjawab pertanyaan “kenapa Saya harus transfer sekarang gak nanti-nanti?

Selling dan Marketing ini saling berhubungan.

Buat orang butuh produk Anda, setelah ada permintaan, baru jualan. Begitu seharusnya. Marketing – marketing dulu, selling – selling kemudian.

Orang tidak akan membeli Kucing dalam karung.

Oleh karena itu. . Sebelum jualan, coba tanyakan ke diri Anda.

1. Apakah selama ini jangkauan pasar Saya sudah luas? Berapa orang yang tahu produk Saya? Apakah sudah menyentuh ribuan? Apa yang harus Saya lakukan agar produk Saya diketahui banyak orang?

2. Apakah Target Pasar Sudah paham manfaat produk Saya? Bagaimana cara membuat mereka tidak keberatan dengan harga yang ditawarkan?

3. Apa yang membuat orang butuh produk Saya? Bagaimana caranya mengedukasi pasar, agar mereka tertarik untuk memiliki produk Saya?

Tentu, untuk menjawab hal itu Andalah yang paling paham caranya karena itu bisnis Anda.

Tapi kalau boleh kami berikan arahan. Saat menjawab 3 hal diatas.

Jadilah yang Pertama, jika Anda mampu membuat sebuah terobosan, dan terobosan Anda sukar untuk diikuti, maka akan mudah memasarkan produk Anda. Contohnya Maicih, bukan keripik pedas pertama, tapi terobosannya keripik pertama yang memiliki level kepedasan

Kalau tidak bisa jadi yang pertama, jadilah yang Terbaik. Android bukan sistem pemograman pertama di handphone, tapi Android saat ini menjadi yang terbaik, bahkan dalam persaingan mobile phone, mampu menggeser windows

Baca juga : 3 modal utama dalam berjualan

Kalau gak bisa juga, jadilah Terunik.

Apa yang berbeda dari produk Anda?

Ini namanya differensiasi.

Pertama, terbaik, terunik.

Kalau sudah dapat kekuatannya. Kemudian mulai edukasi pasar Anda dengan jangkauan seluas-luasnya. .

Gunakan Daya ungkit, atau biasa disebut  Leverage

Leverage itu bisa berupa

– Social Media

– Media Cetak & Elektronik

– iklan yang jangkauannya luas

– Konten yang Viral

– rekomendasi Pembeli yang puas

Kekuatan Produk + Leverage = Informasi yang menyebar-nyebar

Alurnya . .

1. Pahami tujuan utama Marketing

2. Jawab 3 poin yang ditanyakan diatas

3. Temukan kekuatan Produk Anda, apakah Pertama, Terbaik, atau Terunik.

4. Sebarkan informasi itu dengan Leverage yang tepat

BACA JUGA : 9-cara melakukan teknik closing dengan cepat dan mudah menggunakan metode yang sederhana

About admin

Check Also

5 (lima) IDE UNTUK MEMULAI BISNIS ONLINE DEMI MENAMBAH PENGHASILAN KELUARGA

Ada banyak di antara mereka yang bingung untuk memulai usaha di internet. Mau mulai bisnis ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silahkan chat dengan saya disini...

Kami di sini siap membantu anda.

Customer Support

Tri satria

Online

Tri satriajangan ragu untuk bertanya

Halo apa yg dapat kami bantu? Silahkan chat disini saja ya 00.00